Showing posts with label 3 Hal penting sebelum latihan. Show all posts
Showing posts with label 3 Hal penting sebelum latihan. Show all posts

Wednesday, February 22, 2012

Suplemen Apa Untuk Menambah Berat Badan?

Seringkali pertanyaan ini muncul, mengenai suplemen yang mana yang harus saya gunakan. Apakah Muscle Juice? Muscle Juice Revolution? Atau Iso Mass? Sebenarnya menaikkan berat badan itu membutuhkan kalori lebih. Itu dasarnya. Yang naik haruslah massa otot, bukan lemak, karena kalau yang naik lemak maka jadinya adalah kamu kurus dengan perut buncit (sering ‘kan liat orang seperti itu?).



Jadi, anggapan bahwa makan banyak untuk menaikkan berat badan itu SALAH. Nah, sekarang kita masuk ke konsep yang benar dengan menaikkan massa otot. Caranya bagaimana? Satu-satunya cara adalah dengan Fitness.

Supaya otot kita mau berkembang ketika fitness (berlatih beban), kalori yang masuk HARUS banyak. Dan karena kemampuan makan kita terbatas, ditambah dengan kebutuhan tubuh kita tinggi, maka digunakan suplemen dengan kalori tinggi. Salah satu alasan yang lain adalah kita tidak mungkin makan berat sebelum latihan, dan makan berat lagi setelah latihan, sehingga penggunaan suplemen sangat penting (karena berbentuk cairan). Suplemen cair / susu ini juga akan diserap lebih cepat lagi ketika dikonsumsi setelah latihan langsung sehingga tubuh akan mendapatkan nutrisinya secara maksimal dibandingkan ketika kita harus makan ayam terlebih dahulu misalnya.

Sebelum latihan digunakan suplemen untuk membantu menambah tenaga dan energi (supaya tubuh tidak membakar otot kita, karena jika kita mau menaikkan massa otot, maka kalau terbakar ‘kan otot akan kembali mengecil?). Setelah latihan itu mutlak karena merupakan waktu di mana penyerapan nutrisi oleh otot paling tinggi.

Untuk pemilihan suplemennya, saya jelaskan sejarahnya dulu.

Ultimate Nutrition dulu pertama kali memiliki Muscle Juice sebagai suplemen dengan kalori tinggi untuk meningkatkan berat badan. Harganya cukup ekonomis. Kemudian Ultimate meluncurkan Iso Mass Xtreme Gainer, yang merupakan produk high end, dengan komposisi paling lengkap (sepertinya di pasaran juga ini yang paling lengkap). Tetapi konsekuensinya, jelas harganya lebih mahal dibandingkan Muscle Juice.

Jadi market pun terbagi dua, yang mencari produk ekonomis bisa memilih Muscle Juice, dan yang memilih kualitas terbaik bisa memilih Iso Mass. Muscle Juice 2544 (versi pertama), itu menggunakan gula yang cukup tinggi di kandungannya, sehingga selain meningkatkan massa otot, juga menaikkan lemak di tubuh. Beberapa orang suka, karena mungkin dulunya terlalu kurus. Tetapi idealnya adalah lemak sebaiknya tidak naik. Maka diciptakan Muscle Juice Revolution, dengan mengurangi jumlah gula yang terkandung di dalamnya. Karbohidratnya dibuat kompleks, sehingga tidak menyumbang lemak sebanyak Muscle Juice versi yang pertama. Jadi sekarang semua tahu ya bagaimana memilih suplemennya?

Yang terakhir adalah penggunaan Creatine. Creatine adalah suplemen untuk meningkatkan massa otot dan tenaga, sehingga sangat membantu buat yang ingin menambah berat badan (baca: massa otot).
Creatine itu sendiri sudah berevolusi, yang baru adalah Kre Alkalyn dimana bisa memberikan hasil yang sama tanpa efek ‘basah’ karena water retention (tubuh menyimpan air). Dan ada satu produk lagi yang namanya Beta K yang komposisinya adalah Beta Alanine ditambah Kre -Alkalyn. Beta Alanine ditambahkan dengan Kre-Alkalyn ini memberikan efek dahsyat untuk tenaga, sehingga tidak gampang capek sehingga latihan lebih optimal.

Sekarang membahas penggunaan:
Untuk pemula, saya sering anjurkan pakai Muscle Juice (bisa yang versi pertama ataupun yang Revolution) ditambah dengan Creatine, dengan alasan Muscle Juice ditambah creatine memberikan efek ‘tercepat’ dalam menaikkan angka di timbangan. Bagi pemula fitness, ini sangat dicari sekali.

Tetapi idealnya, yang terbaik adalah Iso Mass ditambah Beta K. Dua-duanya adalah produk high end. Penggunaan produk high end ini harus ditunjang dengan latihan yang serius dan berat (beban angkatan harus berat sekali di mana ini jarang dilakukan oleh pemula).

Penggunaan Iso Mass dengan Beta K ini tidak terlalu menambah lemak ditubuh sehingga hasilnya lebih baik, TETAPI pemula yang belum mengerti sering complain, karena angka di timbangan lambat naiknya kalau dibandingkan Muscle Juice + Creatine. Why? Karena lemaknya tidak naik (malah bagus ‘kan?), dan latihannya kurang berat (ototnya tidak cepat mengembang). So, dengan latihan yang serius, maka Iso Mass + Beta K adalah pilihan terbaik.
Semoga bermanfaat.

source duniafitnes.com

Saturday, February 18, 2012

Latihan Untuk Membentuk Otot Betis


Latihan untuk membentuk otot betis Betis adalah salah satu kelompok otot yang paling sulit untuk dilatih dan dibentuk. Beberapa orang bahkan terlahir dengan ukuran betis yang kecil. Bahkan banyak juga binaragawan yang memiliki bentuk kaki dan betis yang kurus sehingga mereka terlihat seperti tokoh komik dengan bentuk badan segitiga, besar di atas dan kecil mengerucut ke bawah.
Hal ini membuat mereka bertanya apakah latihan yang selama ini dilakukan tidak memiliki pengaruh pada otot betis dan kaki? Banyak binaragawan yang melatih betis sampai habis-habisan karena frustasi dengan pertumbuhan otot betis yang sangat lambat.
Cara Melatih Otot Betis
Para binaragawan harus memiliki bentuk dan ukuran betis yang sempurna untuk keseimbangan sehingga bentuk tubuhnya terlihat proporsional. Bentuk proporsional ini adalah bentuk simetris yang ideal dengan ukuran betis, bisep dan leher yang sama.
Kunci untuk pertumbuhan otot betis adalah dengan menantang betis Anda untuk melakukan latihan dengan set yang padat, superset, dam descending set setiap hari dalam seminggu. Satu-satunya cara untuk merusak sekaligus membangun otot betis adalah dengan melakukan latihan yang berat dengan intensitas tinggi hingga hingga batas kemampuan maksimum.
Prinsip dasar latihan untuk otot betis adalah untuk membanjiri otot dengan darah guna membuka ruang baru untuk pertumbuhan otot. Peningkatan aliran darah ke otot akan membantu penyebaran oksigen dan berbagai faktor lain seperi nutrisi dan asam amino yang membantu pemulihan dan pertumbuhan otot.
Lakukan latihan dengan beban yang sangat ringan setiap akhir set latihan rutin sebanyak 2 kali per minggu. Lakukan repetisi sebanyak yang Anda mampu hingga batas kekuatan maksimal.
Tips Latihan Untuk Betis
Berikut ini adalah tips untuk membantu Anda membentuk otot betis:
  1. Ball Of The Foot & Toe Position
    Untuk memberikan tekanan ke otot betis, fokuslah pada beban yang diberikan dari bola latihan kepada kaki. Untuk membantu memberi tekanan pada bagian betis yang berbeda, cobalah untuk mengarahkan jari kaki kearah betis dalam, kemudian arahkan ke betis luar.
  2. Slow Controlled Reps
    Untuk menghindari otot tendon ikut terlatih, lakukan latihan untuk betis dengan gerakan lambat dan terkendali.
  3. Burn Out
    Setelah melakukan standing calf presses, lakukan latihan berat dengan repetisi sebanyak mungkin hingga Anda benar-benar merasa lelah. Untuk seated calf presses, berdiri di lantai sekali lagi, kemudian tekuk lutut seperti posisi jongkok.
Untuk melatih betis, usahakan Anda melakukan 2 jenis latihan untuk betis. Cobalah untuk mengkombinasikan latihan seperti seated dengan standing.
Cobalah tips singkat ini untuk membentuk otot betis yang Anda idamkan selama ini. Semoga berhasil!

Membentuk Otot Dada Dengan Latihan Dips

Salah satu bagian tubuh favorit bagi pria adalah otot dada. Memiliki otot dada yang terlatih dengan baik dapat membantu meningkatkan penampilan sekaligus rasa percaya diri bagi pemiliknya. Tak heran, jika otot dada menjadi bagian tubuh yang paling sering dilatih oleh banyak pria saat datang ke gym.


Otot dada yang terlatih dengan baik akan memberikan kesan jantan dan maskulin bagi pria. Ada begitu banyak latihan yang dapat membuat otot dada Anda terlatih dan tumbuh dengan baik. Salah satunya adalah latihan dips. Tak hanya melatih otot dada Anda, latihan ini merupakan latihan compound yang baik untuk melatih otot dada, tricep, dan bahu Anda sekaligus.

Panduan Berlatih Dips
Tempatkan kedua tangan pada dips bar dengan jarak selebar bahu. Kemudian angkat tubuh Anda dengan mengkontraksikan otot dada, bahu dan tricep secara bersamaan. Saat mengangkat tubuh, tekuk lutut Anda ke arah belakang. Turunkan tubuh secara perlahan ke bawah dengan posisi punggung tetap lurus, kemudian angkat tubuh Anda kembali. Ulangi gerakan ini sebanyak 10-15 repetisi.

Keuntungan Berlatih Dips
Seperti halnya latihan compound yang lain, latihan dips menawarkan berbagai manfaat penting bagi perkembangan otot Anda, di antaranya adalah:
  • Melatih Banyak Otot
    Latihan dips merupakan latihan compound yang tak hanya melibatkan otot dada saja, tapi juga melibatkan kelompok otot yang lain seperti, otot bahu dan tricep. Ketiga otot ini akan terlatih secara bersamaan ketika tubuh terkontraksi saat berlatih dips, yang pada akhirnya akan membentuk postur tubuh Anda menjadi lebih baik.
  • Dapat Dilakukan Dalam Berbagai Variasi
    Sekalipun terbilang klasik, latihan dips tetap dapat dilakukan dalam beragam variasi. Variasi latihan dips berguna untuk meningkatkan intensitas latihan ini. Sebagai contoh, Anda bisa memilih antara menggunakan teknik wide grip ( pegangan lebar) ataupun narrow grip (pegangan pendek). Pegangan wide grip menargetkan bagian terluar dari otot-otot dada dan otot-otot interkostal sepanjang tulang rusuk Anda. Sedangkan pegangan narrow grip berguna untuk memberikan kontraksi lebih pada otot tricep dan bahu. Apapun variasi yang Anda lakukan, latihan ini akan memberikan manfaat yang baik bagi perkembangan otot dada Anda.
  • Membentuk V-Shape Pada Tubuh
    Bagi Anda yang ingin mendapatkan tubuh berbentuk “V” untuk tubuh bagian atas Anda, maka latihan dips akan membantu Anda mewujudkannya. Berlatih dips dengan menggunakan teknik wide grip akan membantu Anda meningkatkan perkembangan beberapa otot yang akan mendukung pembentukan “V Shape” pada tubuh Anda.
  • Meningkatkan Kekuatan Tubuh
    Selain berguna untuk memperbaiki postur tubuh, latihan dips juga berguna untuk meningkatkan kekuatan tubuh Anda, terutama tubuh bagian atas. Meningkatnya kekuatan otot dada, lengan dan bahu saat latihan dips, berarti meningkat pula kekuatan tubuh secara keseluruhan. Hal ini berarti, Anda akan dapat mengangkat beban yang lebih berat yang berguna saat Anda melakukan latihan lain seperti benchpress, shoulder shrugs, ataupun dumbbell arm curl. Selain itu, otot stabilizer yang berukuran lebih kecil yang biasanya jarang terlatih saat melakukan latihan isolasi, akan turut terlatih dengan baik seiring Anda menjaga keseimbangan dalam latihan ini.
Untuk mendapatkan perkembangan otot dada maksimal dengan latihan dips, hal terpenting yang harus Anda pahami adalah melakukan latihan ini dengan teknik yang benar. Konsultasikan dengan dokter jika Anda pernah mengalami cedera sebelum memulai latihan ini.

DuniaFitnes.com

Thursday, February 16, 2012

Tips Latihan Beban Bagi Pemula

Memiliki tubuh ideal tentunya menjadi keinginan setiap orang, termasuk Anda. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan tubuh ideal. Selain menjaga pola makan, Anda pun harus menjalankan pola latihan yang tepat, seperti melakukan latihan beban.

Latihan beban merupakan olahraga yang sangat efektif untuk membentuk tubuh menjadi lebih ideal. Latihan ini berguna untuk membentuk otot, membangun tulang yang kuat dan meningkatkan metabolisme Anda. Saat ini latihan beban telah menjadi trend dan banyak digandrungi berbagai kalangan. Nah, bagi Anda yang bingung bagaimana seharusnya memulai latihan beban, simak tips beriktu ini untuk Anda.
  • Temukan Teknik Yang Tepat
    Latihan beban merupakan jenis latihan yang tak bisa Anda lakukan dengan sembarangan. Latihan ini membutuhkan penguasaan teknik yang baik agar Anda menuai hasil terbaik dari latihan yang Anda lakukan. Lebih dari itu, berlatih dengan teknik yang tepat akan membantu Anda terhindar dari cedera. Meminta bantuan personal trainer adalah langkah yang tepat untuk memulai latihan beban jika Anda seorang pemula.
  • Gunakan Beban Yang Ringan
    Setelah Anda menguasai gerakan dan teknik berlatih, kini saatnya Anda memulai latihan beban. Anda tak perlu terpengaruh dengan orang-orang disekitar Anda yang berlatih dengan beban yang lebih besar, tapi mulailah latihan Anda dari beban yang lebih ringan. Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi tubuh Anda untuk beradaptasi dengan latihan yang Anda lakukan. Ini juga berlaku dalam menentukan repetisi dan set yang Anda gunakan. Tak perlu menggunakan set dan repetisi yang terlalu banyak. Sebagai permulaan, Anda bisa mencoba dengan 6 repetisi terlebih dahulu, kemudian ditambah menjadi 8 repetisi dan seterusnya.
  • Buatlah Program Latihan Yang Baik
    Program latihan beban Anda haruslah tersusun dengan baik dan teratur. Buatlah Program latihan beban Anda secara terperinci seperti misalnya, Hari Senin untuk melatih otot dada, Rabu untuk melatih otot kaki, Kamis untuk melatih otot punggung dan seterusnya. Jangan berlatih selama satu minggu penuh. Sisakan 1-2 hari untuk istirahat dari sesi latihan. Perlu Anda ketahui bahwa otot akan tumbuh saat tubuh mendapatkan istirahat yang cukup.
  • Jadikan Latihan Anda Lebih Menyenangkan
    Anda mungkin bosan dengan latihan yang terlalu ketat juga berat, tidak ada salahnya Anda melakukan latihan sambil mendengarkan musik, sedikit ngobrol dengan teman atau bahkan melihat televisi yang mungkin dipasang di ruang kebugaran. Kegiatan seperti ini boleh saja dilakukan, asalkan Anda tetap fokus pada teknik latihan Anda.
  • Komitmen Pada Diri Sendiri
    Masalah yang sering kali dihadapi pemula adalah minimnya komitmen dalam diri untuk terus tekun berlatih. Kadang rasa malas lebih banyak mempengaruhi. Kendala seperti ini dapat disiasati dengan memilih jadwal latihan yang tepat. Misalnya, Anda bisa memilih jadwal latihan yang biasa Anda gunakan untuk bermalas-malasan. Dan jangan pula mengambil jadwal latihan yang terlalu padat, agar Anda tidak terlalu jenuh. 2-3 kali seminggu asal rutin, sudah cukup ideal untuk menjaga kebugaran Anda.
  • Mulailah Mengkonsumsi Makanan Sehat
    Satu hal yang tak kalah penting dari program latihan Anda adalah mengkonsumsi makanan sehat. Artinya Anda tetap harus menjaga keseimbangan nutrisi bagi tubuh Anda. Buah-buahan dan sayuran adalah contoh makanan sehat yang baik untuk mendukung program latihan Anda. Hindari mengkonsumsi makanan cepat saji yang tinggi kalori dan tinggi lemak, gantikan dengan makanan tinggi protein seperti dada ayam, telur, dan daging. Makanan inilah yang dapat membantu Anda meningkatkan perkembangan otot lebih optimal.
Sekarang Anda tidak perlu bingung lagi jika ingin memulai latihan beban. Dengan menjalankan tips-tips di atas, Anda akan lebih percaya diri dan lebih mudah mendapatkan hasil terbaik dari latihan yang Anda lakukan. Selamat mencoba!

Tuesday, January 17, 2012

Pentingnya Peregangan Sebelum Latihan


Peregangan, meskipun seringkali diabaikan, peregangan memainkan peran penting dalam menjaga otot dan sendi tetap kuat dan lentur sehingga mereka tidak terlalu rentan terhadap cedera. Itulah sebabnya, penting untuk melakukan pemanasan sebelum beraktivitas fisik dan pendinginan setelahnya.

Meluangkan beberapa menit sehari untuk melakukan peregangan dengan tenang dan pelan-pelan juga dapat membantu Anda mengendalikan stress dengan lebih efektif, memberi Anda kesempatan untuk menghindari stress, dan fokus secara fisik dan mental, pada aktivitas Anda. 5 sampai 10 menit adalah waktu yang cukup untuk melakukan peregangan.


Aturan Dalam Peregangan
Ada beberapa aturan penting yang perlu Anda perhatikan saat melakukan peregangan, yaitu:
  • Sebelum melakukan peregangan, awali dengan pemanasan terlebih dahulu. Anda bisa lakukan jogging ringan selama 5 menit untuk pemanasan. Pemanasan berguna untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh lebih siap untuk melakukan peregangan
  • Peregangan harus selalu dilakukan secara bertahap dan dengan lembut
  • Tahan setiap gerakan peregangan dalam posisi statis selama 10 sampai 20 detik, yang memungkinkan otot untuk memanjang perlahan-lahan
  • Jangan terpental atau memantul karena hal itu sebenarnya menyebabkan serat otot memendek. Peregangan hanya untuk menahan, jika peregangan menyakitkan Anda, berarti Anda mendorong terlalu keras
  • Jangan terburu-buru melalui peregangan, gunakanlah peregangan untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum beraktivitas
Mengapa Perlu Peregangan?
Peregangan berguna baik untuk mencegah maupun mengobati cedera. Jika dilakukan dengan benar, peregangan akan meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi risiko cedera. Alasannya yaitu kelompok otot akan cenderung mengalami robekan jika digunakan secara aktif. Peregangan juga meningkatkan pemulihan dan performa atletik. Selain itu, peningkatan fleksibilitas dari leher, bahu dan punggung selama peregangan, dapat memperbaiki fungsi pernafasan.

Bagaimana Cara Meregang?
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari peregangan dalam meminimalkan cedera, peregangan harus dilakukan setelah pemanasan. Peningkatan aliran darah ke otot-otot akan membantu kita mendapatkan fleksibilitas dan merupakan komponen penting untuk pencegahan cedera. Peregangan dilakukan dengan menggerakkan sendi perlahan-lahan. Tarikan lembut harus terasa di otot yang dikehendaki untuk diregangkan. Tahan posisi ini selama 15-20 detik. Jangan meregang hingga timbul rasa sakit dan jangan lakukan gerakan memantul karena hal ini dapat menyebabkan cedera pada otot.

Dalam satu sesi latihan, tiap peregangan pada kelompok otot tampaknya makin lama makin memberikan fleksibilitas. Satu set yang terdiri dari 3-5 peregangan mungkin cukup untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Baik juga untuk memulai peregangan dari bagian leher kemudian turun hingga ke kaki. Hal ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan fleksibilitas kelompok otot yang sudah diregangkan.

Anda juga bisa melakukan peregangan setelah latihan. Peregangan setelah latihan juga diyakini membantu pemulihan. Oleh karena itu, lakukan peregangan sebelum dan sesudah latihan untuk hasil terbaik latihan Anda.

Source DUNIA FITNES

Monday, January 9, 2012

3 Hal Penting Sebelum Memulai Latihan


Latihan adalah salah satu komponen utama dalam formula menuju kesuksesan dalam membentuk tubuh ideal. Cara Anda berlatih akan mempengaruhi bagaimana bentuk tubuh Anda nantinya. Setiap orang memiliki tingkat kesehatan yang berbeda-beda. Tidak semua orang dapat melakukan latihan yang sama dengan beban yang sama.

Ada 3 hal penting yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai latihan, yaitu:
  • Cek fisik
    Cek fisik dari dokter Anda, terutama apabila Anda mengalami obesitas atau sudah tidak melakukan latihan beban cukup lama. Apabila Anda berusia 35 tahun ke atas, sebaiknya Anda menjalani tes stamina. Latihan beban itu melelahkan dan membutuhkan stamina tinggi, jadi Anda harus berada dalam kondisi yang prima untuk mendapatkan hasil yang optimal.
  • Konsisten Pada Program Latihan
    Tetap kosisten pada satu program latihan, setidaknya saat Anda masih pemula. Jangan terpengaruh oleh informasi yang belum teruji kebenarannya yang dapat menyesatkan Anda , hal ini akan sangat merugikan.
    Jika Anda merasa jenuh dengan latihan yang Anda lakukan, cobalah untuk mencari variasi latihan yang lebih nyaman bagi Anda namun tetap memberikan manfaat yang sama baiknya dengan latihan yang Anda lakukan sebelumnya.
  • Rencanakan Program Latihan
    Rencanakan program latihan Anda di awal minggu dan catatlah apa yang harus Anda lakukan tiap harinya. Setiap selesai latihan, catat berapa set, repetisi, beban, dan waktu istirahat pada tiap latihan. Hal ini akan memberikan Anda nilai yang pasti daripada hanya mengira-ngira perkembangan Anda.
Lakukanlah latihan sesuai dengan tingkat kesehatan Anda. Tingkatkan pengetahuan seputar latihan dan berlatihlah dengan cara yang benar untuk mendapatkan hasil maksimal.

Dunia Fitnes
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...