Showing posts with label dunia fitnes. Show all posts
Showing posts with label dunia fitnes. Show all posts

Sunday, February 12, 2012

Rahasia Jason Statham Membentuk Tubuh Atletisnya

Bagi Anda penggemar film action Hollywood, Anda pasti sudah menonton film The Transporter, The Mechanic, dan Killer Ellite bukan? Film-film inilah yang melejitkan nama aktor Jason Statham dalam jajaran aktor laga Hollywood paling top saat ini. Pria yang selalu tampil plontos ini bahkan di sebut-sebut sebagai penerus aktor action kawakan, Sylvester Stallone, mengingat bentuk tubuhnya yang atletis, padat berisi, dan bebas lemak.

Sebelum berkarir sebagai aktor, Jason Statham adalah seorang atlet senam, beladiri, dan penyelam profesional. Tak heran jika dalam setiap filmnya ia selalu memamerkan kebolehannya tanpa bantuan stuntman (pemeran pengganti). Di samping keahliannya dalam ilmu beladiri, pria ini juga dibekali dengan aksen Inggris yang unik dengan nada suara yang berat, sehingga sangat pas jika ia dinobatkan sebagai aktor action paling fenomenal di Hollywood saat ini.
Untuk mendapatkan tubuh atletisnya seperti sekarang, Jason Statham menjalankan pola latihan rutin yang diimbangi dengan pola diet sehat. Ia berlatih sebanyak 6 kali dalam seminggu. Namun tidak ada latihan yang ia lakukan lebih dari 35 menit tiap harinya. Dua prinsip yang dijalankan Jason Statham dalam berlatih yaitu, tidak mengulangi latihan yang sama, agar latihan tidak membosankan dan yang kedua, selalu mencatat perkembangan dari latihan yang ia lakukan.
Pola Latihan Jason Statham
Dalam setiap latihannya, Jason Statham selalu mengawalinya dengan 10 menit pemanasan. Kemudian ia lanjutkan dengan 10 menit latihan intensitas sedang seperti, front squat, dead lift, atau power clean. Diteruskan dengan circuit training menggunakan beban ringan dengan jenis latihan yang bervariasi. Dilanjutkan dengan latihan beban seperti latihan kettlebell, dumbbell, ataupun barbell. Ditambah dengan beberapa variasi latihan menggunakan medball untuk melatih otot perut dan keseimbangan tubuhnya. Di bagian akhir latihan, Jason menambahkan ‘static exercise circuit’ yaitu latihan yang memungkinkan tubuh menahan berat tubuh dalam posisi tertentu, seperti plank ataupun ring dip hold.

Pola Makan Jason Statham
Bagi Jason Statham, latihan saja tidak cukup untuk membentuk tubuhnya. Diperlukan tambahan nutrisi yang tepat dan berkualitas untuk menunjang keberhasilan program latihannya. Jason benar-benar menghindari kalori dari karbohidrat olahan. Ia juga tidak mengkonsumsi makanan yang berbahan dasar tepung, seperti roti dan pasta. Sebagai gantinya, Ia menjatuhkan pilihan pada yoghurt tawar dan buah segar.
Ia memiliki buku agenda khusus dalam mengatur menu makannya, termasuk seberapa banyak asupan air yang dikonsumsinya. Minum air yang cukup dapat membantunya kenyang lebih lama, sehingga mencegahnya untuk makan dalam porsi yang besar. Agar kebutuhan kalorinya tercukupi sepanjang hari, Statham makan enam kali sehari dengan pilihan menu, antara lain, putih telur, sayuran, daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, dan minuman berprotein.
Jason Statham mengatakan bahwa, jenis latihan dan pola makan harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kemampuan pribadi masing-masing. Jangan melakukannya dengan sembarangan, baik saat latihan maupun saat berdiet.
Nah, sekarang Anda sudah mengetahui bagaimana Jason Statham mendapatkan tubuh atletisnya. Anda tinggal menjalankan tips dari jason Statham dengan kesabaran dan disiplin tinggi, agar Anda bisa memiliki tubuh atletis layaknya Jason Statham.

Source dunia fitnes

Thursday, February 9, 2012

Dapatkan Otot Bicep Menawan Dengan Dumbbell Curl

Memiliki otot bicep yang menawan pastilah mejadi impian semua pria. Tak heran, jika banyak pria rajin melatih otot bicepnya agar terlihat lebih berotot dan mengembang. Otot bicep yang indah dan kencang dapat meningkatkan rasa percaya diri pemiliknya sekaligus berguna untuk menunjang postur tubuh ideal.

Ada berbagai macam latihan untuk melatih otot bicep Anda. Salah satunya adalah dumbbell curl. Dumbbell curl merupakan salah satu latihan bicep terbaik dari sekian banyak latihan yang bisa Anda lakukan. Melakukan latihan ini dengan teknik yang tepat akan membantu Anda mewujudkan otot bicep yang indah menawan.
Cara Melakukan Latihan Dumbbell Curl
Pilihlah dumbbell dengan berat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Berdirilah dengan posisi tegap dengan memegang dumbbel di kedua tangan. Tekuk salah satu lengan Anda hingga sejajar bahu. Usahakan punggung Anda tidak membungkuk dan busungkan tulang dada Anda. Turunkan lengan Anda secara perlahan, kemudian lakukan secara bergantian untuk tangan Anda yang lain. Gunakan kekuatan otot bicep saat melakukan gerakan ini dan hindari gerakan mengayun agar otot bicep terlatih dengan tepat.

Variasi Latihan Dumbbell Curl
Latihan ini memiliki ragam variasi yang tidak akan membuat Anda bosan. Variasi latihan yang bisa Anda lakukan dengan dumbbell curl ini antara lain:
  • Seated Dumbbell Curl
    Cara melakukannya yaitu, duduklah pada bench dalam posisi tegap dengan kedua tangan memegang dumbbell. Kemudian lakukan gerakan dumbbell curl seperti biasa. Anda juga bisa melakukan gerakan dumbbell curl dengan menggerakkan kedua tangan secara bersamaan jika Anda mulai jenuh dengan menggunakan tangan secara bergantian.
  • Preacher Dumbbell Curl
    Cara melakukannya yaitu, duduklah pada sebuah preacher bench dengan memegang sebuah dumbbell di kedua tangan Anda. Sandarkan lengan Anda pada preacher bench dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas. Kemudian tekuk lengan Anda sampai batas bahu dengan menggunakan otot bicep.
  • Hammer Dumbbell Curl
    Cara melakukan latihan ini cukup mudah. Seperti halnya gerakan dasar saat Anda melakukan dumbbell curl. Gengggam sepasang dumbbell dengan berbaring telungkup pada bench. Posisi kedua tangan berada disamping tubuh dengan posisi kepalan tangan mengarah kedalam (berhadapan/hammer grip). Tekuk sikut setinggi mungkin dan kontraksikan otot bicep Anda saat mengangkat beban. Tahan. Kemudian kembali ke posisi semula dan lanjutkan dengan tangan yang lain. Jangan gunakan gerakan mengayun selama latihan.

Lakukan latihan dumbbell curl sebanyak 3 set dengan 8-12 repetisi, dan Anda akan dapatkan otot bicep menawan yang akan mempesona orang-orang di sekitar Anda. Selamat mencoba!

Dunia Fitnes

Saturday, January 14, 2012

7 Otot Untuk Bentuk Postur Tubuh Ideal


Setiap orang memiliki motivasi yang berbeda saat datang ke gym. Ada yang ingin menurunkan berat badan ada pula yang ingin meningkatkan massa ototnya. Untuk menurunkan berat badan, latihan kardio masih menjadi latihan favorit bagi sebagian orang. Sedangkan untuk meningkatkan massa otot dan memperbaiki postur tubuh, latihan beban merupakan latihan yang wajib dilakukan.

Tidak semua orang mengerti bagian otot mana saja yang harus dilatih untuk mendapatkan postur tubuh ideal, sehingga seringkali ada perasaan bimbang saat akan memulai latihan beban. Berikut tujuh otot terpenting yang harus dilatih untuk mendapatkan postur ideal.
  1. Otot Kaki
    Otot kaki adalah otot yang menunjang keseimbangan dan kekuatan tubuh Anda. Banyak dari Anda yang malas melatih otot kaki saat datang ke gym. Anda mungkin akan menghabiskan waktu berjam-jam di gym hanya untuk melatih tubuh bagian atas. Nah, mulai sekarang sebaiknya Anda mulai melatih otot kaki Anda untuk meningkatkan keseimbangan dan memperbaiki postur tubuh Anda.
  2. Otot Paha
    Otot paha depan ( Quadriceps) adalah kelompok 4 otot besar yang terletak di depan masing-masing paha kita. Fungsinya adalah meluruskan lutut, menekuk paha hingga pinggul. Melatih otot paha secara rutin, membantu melindungi lutut Anda dari resiko cedera. Hal ini dikarenakan saat Anda membangun otot, Anda juga memperkuat jaringan penghubung yang menstabilkan persendian yang terdapat pada lutut. Kebanyakan stabilisator jaringan penghubung di sekitar kaki menghubungkan otot depan dan belakang.
  3. Otot Perut
    Otot perut merupakan bagian otot yang wajib mendapatkan porsi latihan cukup untuk jika Anda ingin memperbaiki postur tubuh. Otot perut yang terlatih dengan baik akan meningkatkan kesimbangan dan kekuatan tubuh, terutama tubuh bagian tengah, dan mendukung terbentuknya postur tubuh ideal.
  4. Otot Punggung
    Otot punggung Anda mungkin tidak semenarik otot dada Anda, namun sama pentingnya untuk dilatih. Otot punggung bagian atas biasa disebut latissimus dorsi atau sering dikenal dengan lats. Anda mungkin sering mendengar istilah lats disebutkan di beberapa jenis latihan. Otot lats Anda memanjang dari belakang ketiak ke tengah punggung bagian bawah. Latihlah secara rutin otot punggung Anda untuk menghindari resiko sakit punggung bawah, mengurangi cedera pada otot lain saat latihan, menunjang penampilan Anda dan menyempurnakan postur Anda.
  5. Otot Dada
    Mempunyai otot dada yang berkembang dapat memberikan citra positif. Untuk mendapatkan kemajuan pada otot dada maka sebaiknya berlatih dengan banyak sudut agar makin banyak serabut otot yang bekerja. Semakin kuat otot tricep dan bahu, semakin kuat kemampuan Anda membangun otot dada yang bagus.
  6. Otot Bahu
    Hampir semua aktivitas yang Anda lakukan dengan lengan melibatkan otot bahu. Otot bahu disebut deltoids atau lebih sering dikenal delts. Otot ini berfungsi membantu Anda mengangkat, memutar dan segala macam aktivitas yang dilakukan oleh lengan Anda.
  7. Otot Lengan (Bicep dan Tricep)
    Bisa dibilang otot lengan merupakan salah satu bagian otot yang paling menarik perhatian. Otot lengan yang terlatih dengan baik akan memberikan gambaran postur tubuh simetris serta mengurangi resiko cedera karena ketidakseimbangan otot.
Latihlah otot Anda secara merata mulai dari sekarang dan dapatkan tubuh sehat dengan postur lebih ideal. Selamat berlatih!

Dunia Fitnes

Thursday, January 5, 2012

Tingkatkan Kekuatan Angkatan Bench Press Anda


Aktifkan Otot Besar Untuk Tambah Berat Beban Bench Press
Meningkatkan berat bench press dengan meningkatkan kontraksi kelompok otot besar akan meningkatkan power yang dihasilkan pada otot utama yang terlibat saat melakukan latihan bench press.
Salah satu tips latihan bench press yang paling penting adalah untuk menjaga kontraksi seluruh tubuh melalui durasi angkatan. Konsep sederhana ini dapat meningkatkan kekuatan bench press secara langsung, terutama jika kelompok terbesar otot tubuh mengalami kontraksi yang terkonsentrasi. Karena sistem saraf bekerja melalui sistem kabel, kontraksi otot di dekatnya dapat merangsang otot-otot untuk bekerja lebih keras.
Kontraksi yang kuat dalam beberapa kelompok otot dapat mengurangi hambatan sistem saraf yang dapat mengurangi kekuatan. Mengaktifkan otot inti dapat meningkatkan berat yang digunakan dan membuat latihan bench press Anda lebih efektif.

Aktifkan Latissimus Dorsi Untuk Tingkatkan Kekuatan Bench Press
Otot pertama yang perlu dipertimbangkan dalam menggunakan teknik bench press adalah latissimus dorsi. Latissimus dorsi sebenarnya berarti “otot punggung terluas” dan mengkontraksikan otot ini dalam bench press memiliki dampak luas dalam peningkatan kekuatan angkatan Anda.
Karena merupakan otot besar, kontraksi yang lebih besar akan mengaktifkan otot utama bench press, yaitu otot pectoralis dan tricep. Selain itu, kontraksi latissimus dorsi akan menjaga bahu tetap stabil dan memungkinkan kekuatan yang lebih tinggi.

Aktivasi Glute dan Teknik Bench Press
Otot-otot penting berikutnya untuk meningkatkan bench press Anda adalah glutes atau otot pantat. Sebagai otot terbesar tubuh, glutes dapat mengaktivasi otot-otot utama bench press dengan lebih kuat. Selain itu, kontraksi glutes membantu menyokong punggung bawah, mempertahankan posisi tulang belakang yang kuat dan mencegah cedera.

Tingkatkan Berat Bench Press Dengan Tekanan Intraabdominal
Sama pentingnya dengan latissimus dorsi, otot-otot perut penting untuk meningkatkan kekuatan bench press Anda. Kontraksi otot-otot perut mengurangi hambatan kekuatan dalam beberapa cara. Seperti glutes dan lats, mengaktifkan otot-otot perut besar akan menginduksi kontraksi lebih kuat dari otot-otot lain. Selain itu, menguatkan perut Anda akan meningkatkan kekuatan total dengan meningkatkan tekanan intraabdominal. Merangsang reseptor tekanan di perut bakan mengurangi hambatan sistem saraf pusat, sehingga meningkatkan kekuatan dengan signifikan.

Mengaktifkan kelompok otot besar seperti lats, glutes, dan abs memiliki dampak besar pada kekuatan Anda. Sinyal saraf ke otot pun dapat ditingkatkan oleh kontraksi otot di dekatnya. Selain itu, tidak hanya meningkatkan berat angkatan bench press, tapi teknik latihan seperti yang disarankan di atas juga akan membantu meningkatkan kekuatan otot Anda melalui latihan populer ini. Selamat berlatih!

Source Duniafitnes.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...